Senin, 22 September 2008

TIMOTHY MC. VEIGH DAN PERS BARAT


Artikel ini dipublikasikan harian Pedoman Rakyat (Makassar) edisi 19 Juni 2001 M.
Saya menulisnya di Ruang Perawatan VIP-B Pavilyun Palem RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar ketika merawat Pak Mansyur Rahimahullah yang saat itu opname karena penyakit ginjalnya dan mengalami kebutaan total setelah adanya dugaan malpraktek.
Pak Mansyur lah yang memberi masukan agar judul tulisan-tulisan saya selalu berbentuk kalimat majemuk setara (menggunakan penghubung kata 'dan'). Sehingga sejak saat itu judul tulisan-tulisan saya memiliki ciri khas seperti di atas (kecuali jika redaktur opini media massa mengganti judulnya sesuai kebijakan media tersebut). Wallahua'lam.

Sabtu, 20 September 2008

KPPSI DAN KEKHAWATIRAN BARAT


Artikel ini dipublikasikan harian Pedoman Rakyat (Makassar) edisi 3 November 2006 M.
Saya menulis artikel ini setelah berdiskusi dengan para peneliti dari Universitas Oxford (Inggris), Universitas Hawaii (AS), dan Universitas Antar Bangsa (Jepang) yang memiliki apresiasi terhadap artikel saya berjudul Pilkada dan Bahya Politik Praktis KPPSI.

Jumat, 19 September 2008

IBADAH QURBAN DAN SOLIDARITAS SOSIAL


Artikel ini diterbitkan oleh harian Pedoman Rakyat (Makassar) edisi 30 Desember 2006 M.
Terpilih sebagai Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Populer 2007 M yang diselenggarakan atas kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Komite Persiapan Penegakan Syariat Islam (KPPSI) Sulawesi Selatan. Juara II adalah Dr. Mansyur Semma, S.IP., M.Si rahimahullah (Pakar Komunikasi Universitas Hasanuddin) dan Juara II adalah Supa Atha'na, MA. (Alumni S2 Universitas Qom, Iran).

Subhanallah, saya tidak menyangka meraih juara pertama, padahal sang juara kedua dan ketiga adalah para penulis senior di media massa. Bahkan Pak Mansyur (begitu saya biasa memanggil) adalah dosen sekaligus penasehat akademik saya sewaktu kuliah S1 Ilmu Komunikasi Unhas. Tidak hanya itu, beliaulah yang mengajari dan membimbing saya dalam dunia tulis-menulis, mulai dari nol hingga bisa dipublikasikan di media massa.

Selain pernah numpang tinggal di rumah beliau ketika masih kuliah S1 (dan dianggap sebagai keluarganya sendiri), beliau memberikan kehormatan kepada saya untuk menjadi asisten beliau (lebih sering menjadi 'ban serep') dalam mengajar di Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Islam Makassar, sejak tahun akademik 2004-2005 M. Wallahua'lam.

MUSLIMAH YANG TERNODA


Buku Pertama Muhammad Nurhidayat yang ber-ISBN, Diterbitkan oleh:
Mihrab, Jakarta Timur

Editor:
Abu Sa'id Mubarak al Muhindy

Penata letak:
Afil

Desain sampul:
Zaenal

Cetakan:
Pertama, Juni 2008 M

Tebal:
230 Halaman
(hardcover)
ISBN:
978-979-17668-5-2









Sinopsis:

Muslimah yang ternoda.... Sungguh sebuah fakta yang menyayat hati dan jiwa. Tapi sejarah telah mencatat dengan jelas, meski banyak tangan yang berusaha mengaburkan bahkan menutupinya.

Ketika buku ini selesai disusun, umat Islam di Irak, Palestina, Jammu Kashmir (India), Myanmar (Arakan), dan beberapa negeri lainnya masih hidup dalam cengkeraman penjajahan bangsa-bangsa kafir. Ceceran darah dan tetesan airmata di negara-negara jajahan telah membasahi bumi seiring dengan berbagai bentuk kezhaliman dan pelanggaran HAM yang dilakukan. Pemerkosaan massal dan berbagai kebiadaban seksual sistematis lainnya selalu mewarnai kesewenang-wenangan para musuh Islam terhadap saudari-saudari seiman kita.

Anda harus membaca buku ini, agar Anda tidak buta atau melupakan sejarah.